Diminta jadi pembicara seminar di UNESA Surabaya itu menyenangkan sekali, karena incaran saya dari dulu pengen makan bebek Sinjay di Madura yang belum kesampean. Tujuan utamanya malah kulineran ya hehe, ga itu mah sampingan aja tapi sayangnya ga terjadi, karena waktu pesawatnya ga cukup kalau nyeberang ke jembatan Suramadu untuk makan bebek Sinjay langsung di Madura, tapi terobati dengan makan di cabangnya yang di Surabaya. Malah jadi cerita kulineran ini ya, maaf mohon dimaklumi kan saya pengusaha kuliner, wajarlah ngomongin makanan hehe. 


Fakta WOW yang saya dapatkan adalah peserta seminar di  UNESA 80% ini perempuan semua, eh berarti mahasiswi yang mendominasi ya. Walau tidak bisa dipukul rata, tapi saya melihat Jawa Timur ini jangan-jangan pengusaha sukses di masa depan adalah dari kaum wanita. Ya bisa jadi loh, karena di seminar ini pun saya bisa berkenalan dengan Fatma Gus Ipul yang juga mengutarakan fakta bahwa beliau sendiri pun melihat fenomena banyak paguyuban / komunitas bisnis yang beliau asuh adalah pebisnis dan pengusaha wanita. Ngeri ngeri sedap ini. Potensi bisnis oleh wanita ini emang sesuatu banget loh, saya pernah baca di sebuah buku, terutama bisnis yang mengedepankan membangun jaringan, komunitas bisnis, membangun organisasi bisnis, sesungguhnya wanita itu lebih unggul karena sudah bawaan dari Allah bahwa wanita dianugerahi kemampuan mengayomi timnya / keluarganya, sifat keibuannya akan membawa bisnis makin maju, dan intuisi seorang wanita akan peluang bisnis ini dahsyat banget. 

Saya sendiri selain memberikan materi seputar dunia usaha dari pandangan dan pengalaman bisnis selama 14 tahun ini, justru saya belajar banyak di UNESA ini tentang kekuatan wanita dalam berkarya di dunia bisnis. Siap ga nih yang pria bersaing sehat sama wanita di masa depan ? Kalau saya sih siap banget, lah kan saya udah curi start dengan memperbanyak kaum wanita di tim bisnis saya baik di bisnis Maicih maupun bisnis Tiens. Hayo loh gimana kalian ? Hehehehe :D