Karena akan segera pindahan ke rumah baru di sebuah kawasan Bandung Utara, saya dan istri memiliki alasan yang kuat untuk ke IKEA Alam Sutera. Ceritanya untuk mengisi furniture nanti di rumah baru tersebut, padahal emang pengen jalan-jalan dan sejak lama ingin tau seperti apa IKEA experience itu. Konon bagi teman-teman yang pernah belanja di IKEA Singapore atu negara lain, ada pengalaman belanja yang berbeda dari tempat meubeul manapun di seluruh dunia. Katanya selain murah, ada hal-hal yang menyenangkan si pelanggan yang senang dengan merakit dan merangkai sendiri bahkan sejak pertama datang. Dan itu semua benar, buka isapan jempol belaka. IKEA menyuguhkan semua pengalaman itu sekali jadi. Itulah yang membuat IKEA menjadi brand terbesar di industri ini.






IKEA adalah singkatan dari nama pendirinya Ingvar Kamprad; kemudian ditambah tempat ia dilahirkan, Elmtaryd; dan plus desanya, Agunnaryd. Begitulah akronim IKEA berasal.


baso-ikea

Saya sendiri pernah nonton bagaimana IKEA bisa tumbuh menjadi yang terbesar di bidangnya di salah satu acara BBC Knowledge beberapa waktu yang lalu, dan yang saya perhatikan di acara tersebut bukanlah furniture atau barang-barang bagus di IKEA untuk keperluan rumah tangga.Tapi yang saya ingat dan nempel banget di kepala adalah baso ala IKEA yang selalu jadi antrian para customer IKEA terutama bapak-bapak. Dan itulah goal saya pribadi ketika sampai di IKEA Alam Sutera, makan baso IKEA hahahaha. Oiya satu lagi yang saya berhasil lakukan di IKEA sesuai imaji saya adalah bisa tiduran di kasur display mereka layaknya film 500 Days of Summer. Lengkaplah sudah semua goal tercapai. :)