Setiap perjumpaan adalah misteri. Pernahkah berpikir bahwa setiap orang itu penting? Mereka yang tidak kita kenal / secara tidak sengaja kita bertemu, baru saja bertemu sebelum kita pulang ke rumah mungkin, atau yang tadi kita benci karena tingkah lakunya. Ternyata suatu hari nanti orang itu adalah orang penting dalam kehidupan kita. Lebih ekstrim lagi, orang itu penentu tujuan hidup kita sendiri, bahkan untuk melengkapi kehidupan mungkin. Betapa luar biasanya semua keacakan ini! Atau coba pikirkan teman-teman kita hari ini? Adakah mereka datang karena kebetulan saja? Sebagian mungkin menjawab karena satu sekolah, satu kampus, satu lingkungan. Ya benar, tapi kenapa bisa mereka? Bukan yang lain? Pernah terpikir itu semua? Kenapa kita memilih institusi yang sama? Kenapa juga kita memilih untuk saling berteman? Jadi, yang menentukan kita semua bertemu itu siapa? Karena keputusan kita ataukah karena keputusan mereka?


Masih bertanya.. Lalu kita lahir di dunia ini karena perjumpaan kakek buyut kita yang bertemu nenek buyut kita, lalu melahirkan kakek kita yang bertemu nenek kita, lalu melahirkan ayah ibu kita, yang karena perjumpaan yang kita tidak pernah ada sebelumnya.. Lalu boom! Kita ada, eksis, mempertanyakan ini semua. Dan terus bertanya.. Kenapa ? Buat apa ? Untuk ujian yang bernama hidup? Lalu untuk ditelan kehidupan hingga kita kembali tiada. Karena sesungguhnya kita itu berangkat dari ketiadaan ? Untuk satu kesempatan hidup sajakah agar kita bisa abadi, dengan karya kita. Lalu ketika karya kita abadi, kita tetap akan kembali kepada Sang Maha Pemilik, pemilik dari semua awal dan semua akhir.