Inspirasi Bisnis :: Brand Gardener


Inspirasi Bisnis -- Bertemu di TEdXBinus


Inspirasi bisnis kali ini datang dari sebuah pertemuan saya dengan Handoko Hendroyono di acara TedXBinus Jakarta akhir tahun 2011 yang mampu menggugah rasa keingintahuan saya tentang passion beliau di dunia advertising / marketing / strategi / komunikasi. Di acara tersebut, beliau berbagi pengalamannya selama ini mengamati dan menggarap banyak brand besar di Indonesia, bahwa banyak hal yang berubah dalam dunia marketing saat ini. Perubahan yang begitu dinamis, menantang kita semua untuk selalu berpikir dan belajar untuk menyenangkan konsumen.


Karena rasa penasaran yang tinggi akan apa yang disampaikannya, saya mendekati beliau setelah beres acara. Walau baru kenalan ternyata orangnya asyik diajak ngobrol dan jauh dari prasangka saya tentang kebanyakan orang iklan yang ‘selalu jualan’. Dosa selama ini saya kepada teman-teman yang bergelut di dunia periklanan. Maafkan ya. :D


Dari hasil obrolan tersebut, beliau juga ternyata mengamati brand Maicih yang katanya senada dengan apa yang beliau sampaikan di TedXBinus dan buku yang sedang beliau tulis saat itu (ge er saya dibuatnya :D). Namun karena waktu yang terbatas, sayangnya obrolan kami tidak bisa lama sehingga saya hanya baru bisa menggali sedikit dari banyak pengalaman beliau yang berharga untuk saya petik dan belajar memahami kebiasaan baru konsumen.



Inspirasi Bisnis -- Buku Brand Gardener yang Mencerahkan


Beberapa bulan kemudian, terbitlah buku Brand Gardener yang beliau ceritakan di TedXBinus. Lucu banget judulnya kok malah Brand Gardener pikir saya saat sebelum membaca bukunya dari halaman ke halaman. Ternyata judul yang saya anggap lucu ini sangat mencerahkan buat saya pribadi dalam melihat dunia marketing dan dunia usaha.


Story telling menjadi sentral eksistensi sebuah brand saat ini. Konsep 365 creativity, semangat kolaborasi, think program not ads, brand berbuat baik  adalah beberapa petikan dari buku ini yang melekat di pikiran saya setelah membacanya. Seolah ‘menampar’ dan menyadarkan saya tentang usaha yang saya garap selama ini, apakah sudah benar-benar sejalan dengan pemahaman beliau yang mencerahkan. Bahwa konsumen saat ini sudah jenuh dengan sampah visual yang berserakan dimana-mana. Siapapun kita, apakah pengusaha, marketing manager, ahli personal branding, seniman, wartawan, idealnya menjadi seorang Brand Gardener, menyuburkan brand di lingkungannya. Dengan perubahan setiap hari tanpa henti, sikap untuk terus belajar dan terus peka haruslah mendarah daging.



Sumber photo: instagram @handoko_h


Beruntung saya diberikan kesempatan lagi bertemu langsung dengan beliau di Jakarta, tepatnya di tempat beliau berkarya, Onecomm Indonesia. Kami ngobrol lebih banyak mengenai Brand Gardener dan Maicih. Teman-teman bisa simak obrolan kami di channel youtube di bawah ini. Semoga teman-teman menemukan inspirasi bisnis dan marketing yang bisa mencerahkan agar dunia usaha di Indonesia menjadi lebih baik dan bermanfaat untuk banyak orang. Semoga kita selalu diberikan kekuatan untuk terus belajar, belajar, dan belajar tanpa henti.


[ultimate 2 /]